Hmmm.........pertengkaran lagi karena hal sepele
seharusnya setiap kejujuran itu berbuah manis tapi tidak kali ini, dia cemburu pada orang yang salah.
di senja yang busuk aku bercerita padanya tentang lelaki yang berusaha mendekat dengan segala trik & intrik, aku pikir kisah itu untuk kesenangan berbincang di senja hari sebagai bahan guyon, olok-olok.......... bahwa seburuk apapun aku, masih ada lelaki lain mau menerimaku dengan tangan terbuka.....hanya untuk membuatnya cemburu.
Dia hanya terdiam membisu, matanya memerah, suaranya serak tertahan saat kukatakan minggu depan lelaki itu mengajakku keluar diakhir pekan.
Kupikir tak akan menjadi semurka itu
" terserah kalau itu menurutmu baik" kata itu terucap dari mulutnya
" kenapa tak pernah kau larang aku?" aku balik bertanya
" karena nanti aku yang disalahkan " geramnya
" Kalau begitu kita seperti tidak ada komitmen" ujarku sinis
" Karena kita sudah pernah membahasnya dulu, sewaktu kau bilang mantan pacarmu kembali menghubungi... "
" kenapa marah ? " tanyaku
" karena kau selalu pintar membuatku marah?"
" Abang cemburu ?"
" Pergilah kalau kau mau, asalkan aku tak tahu!" ucapnya sambil berlalu
Apa sulitnya mengatakan cemburu, aku hanya perlu mendengar kau mengatakan CEMBURU.
treeettt.........treeeetttttttt si merah bergerak-gerak
" katakan pada semua teman lelakimu, kau sudah ada yang punya"
Rabu, 27 Januari 2010
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar