Rabu, 20 Januari 2010

Ice cream vanilla

hari menjelang senja ketika lima orang sahabatku menjemput...
"pergilah dengan kami ada sesuatu yang akan kuperlihatkan" Jay si mantan ketua osis melebarkan senyum & tawanya yang serak.

Tanpa kepastian kuikuti langkah mereka, subhanallah surga ini begitu dekat.....bongkahan awan beriringan membawa segerombolan biri-biri, lalu berubah menjadi beruang kutub...indah sekali

Bergetar hati ingin kuberitakan dan berbagi indah ini dengan kekasihku....
kuambil si merah......tak dijawab.
terkirim messege...tak berbalas.

Menjelang malam diantara riuh rendah suara, gelak tawa, dan secangkir kopi panas......yang kurindukan menyapa...

"Bang aku lagi di gunung, tempatnya bagus sekali....nanti abang ikut aku kesini ya"
"De....abang lagi sama keluarga antar mereka belanja"
klik...tuut...tut....telpon terputus

Aku melangkah getir kembali tersenyum diantara canda, kepul asap rokok, harum kopi, dan dinggin yang menggigit kulit.

Berbagi keindahan pun aku tak bisa......


Tidak ada komentar:

Posting Komentar