Senin, 01 Februari 2010

Perempuan yang mirip ibuku






Hampir 12 tahun aku merindukannya...sosok gemuk berkulit putih dengan bibir tipis yang selalu menyunggingkan seulas senyum.
Ibuku........

Besok 2 Februari jika dia masih ada usianya tepat 54th.

Mungkin aku tak akan kesepian seperti ini, mungkin akan ada banyak pertengkaran lagi seperti dulu, mungkin ada banyak tawa-canda dan senyum kecut.......

Mungkin lamari pakaian miliknya tidak hanya berjumlah 6 pintu, tapi sudah bertambah menjadi 12 pintu.

Mungkin akan ada banyak lelaki yang dia tawarkan untuk kupilih menjadi suamiku, mungkin aku tidak akan pernah dilangkah olah adik perempuanku, mungkin aku tak akan bersedih ketika papa merasa lebih bangga terhadap ketiga adikku.
Mungkin aku tidak pernah merasa terpuruk dan sendiri di sudut paling menyedihkan didunia ini.Mungkin akan ada lelaki baru yang akan menjadi papa tiriku.
mungkin aku tak akan pernah iri kepada manusia lain yang masih memiliki ibu untuk dipeluk.....

Semua serba mungkin, kenyataannya hidup yang sulit setelah ditinggalkan olehmu telah merubah semua sisi kehidupanku. Aku selalu merasa sepi ditengah hiruk-pikuk kehidupan yang mulai tak menentu, terkadang aku menjadi munafik diatas kerumunan sahabat yang tergelak-gelak melebarkan mulut mereka dengan ocehan palsuku.

Aku sudah mengikhlaskan kepergianmu....
Aku terima semua takdir yang menyakitkan dengan senyum....
Terkadang aku tersenyum lebar mendengar lontaran kata-kata ejekan dari saudara-saudaraku...
karena aku selalu mengingat kata-katamu diminggu terakhir sebelum kepergian panjang itu...

" Mama sudah memaafkan semua kesalahanmu, hati-hatilah dengan lidahmu....kata-kata bisa sangat menyakitkan. tapi mama masih punya lautan maaf untukmu "

karena itu aku selalu diam ketika mereka menyinggung perasaanku...ketika lidah mereka melukai hatiku.

karena aku ingin menjadi perempuan yang mirip denganmu....
love you mam....
kiki bangga jadi anak mama.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar