Sabtu, 06 Februari 2010

Senyum itu...........

Hari masih sedikit siang diawal senja yang sibuk ketika lelaki berperawakan sedikit pendek berkulit cerah berkacamata dengan senyum manis selalu tersungging dari bibirnya.

Dia seorang sales manager di sebuah provider ternama, lelaki yang sangat menarik dari segi penampilan, sangat mudah diajak berbincang.
Hmmm dari awal aku selalu tersenyum ketika lelaki ini datang....walau sangat jarang. Entah perasaan ini selalu membuncah, bukan karena jatuh cinta atau perasaan kagum atau cinta platonis. Bukan perasaan sepeti itu.

Lebih seperti minum greentea hangat tawar dimalam hari setelah menggosok gigi lalu menikmati icecream....ya rasanya menyenangkan sekali.

" Sore neng....." sapanya sambil menarik kursi dihadapanku, senyum itu menyejukan sore yang panas ini.

" Sore pa....pesan apa? " dadaku menggelegak saat kulihat sekilas senyum termanis sedunia saat itu.

" Pesan kamu say..........." dadaku semakin bergetar hebat
" Punya apa kamu sore ini " dia kembali melemparkan senyuman terdahsyat.

" Bapa maunya apa? "
" Ya...kok bapa? aku kan masih muda, panggil Aa aja!" Jderrrr....!!! hampir meledak dadaku kali ini.

Uuuh............mengapa sore ini kau memakai kaus berwarna orange busuk yang aku suka, mengapa jeans itu begitu pantas melekat dikakinya yang tidak panjang, mengapa kacamata itu begitu harmonis dengan hidung & bibirnya yang selalu tersenyum.
Mengapa kau memberiku tips seratus ribu hanya untuk obrolan sore yang menyenangkan ini.
mengapa aku tolak tawaran menemaninya saat kedai ini tutup nanti malam

Ah....mengapa senyum itu manis sekali.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar